Postingan

Kol Buntung

Pernah naik kol buntung? Naik di sini maksudnya duduk di belakangnya itu lho. Pasti semuanya pernah merasakan angin sepoi-sepoi saat duduk di sana sambil mobil melaju kencang. Ya, saya pun pernah beberapa kali. Saat kecil, ketika seusai pulang sekolah agama di sore hari dan kami—saya dan teman-teman—tidak punya ongkos untuk naik delman atau ojeg, kami biasa naik, ehm, tepatnya ‘nebeng’ kol buntung yang biasa mengangkut beras ke pasar, lalu kami ‘bertengger’ di atas karung-karung beras yang bertumpuk, dan saat itu tumpukan karung berasnya tampak sangat tinggi, sehingga kami bisa asyik melihat jalanan dari ‘atas’ sambil berpegangan erat karena takut jatuh.  Pun kemarin, saat usia saya menginjak tingkat 4 kuliah, saya berkesempatan menikmati asyiknya ‘nebeng’ kol buntung lagi. 

My Day #5 DEWASA

Yang dari awal ngikutin My Day pasti heran kenapa dari Chapter 3 lagsung loncat ke Chapter 5? *pede abis. Yah, anggap Chapter 4 itu chapter yang hilang, sebenarnya saya sudah menulis Chapter 4 di laptop, tapi entah kenapa setelah dibaca ulang, lebih baik tidak dipublikasikan. Dan, biar senada dengan tema, kita anggap saja Chapter 4 itu sebagai chapter loncatan menuju kedewasaan#hah. Tema kali ini : Dewasa. Menurut kalian, apa itu dewasa? Terkadang saya rada aneh sama istilah ini. Waktu kecil, orang tua sering berkata, “Ih, Afi udah dewasa,” ketika saya mengalah di pertempuran memperebutkan mainan bersama adik. Waktu kecil ketika ingin mendengar pujian mamah, caranya cukup simpel : mengalah saat bertengkar, dan itu cukup membuatku disebut ‘Dewasa’.

Purezento

Karena kangenku pada adik-adik sudah hampir mendekati stadium akhir, mendadak jadi pingin cerita soal ini. Buat yang nggak suka dengerin curhat, dilarang keras melanjutkan membaca tulisan ini, atau prinsp kamu bakal goyah#tsah Judul : Air mata abu-abu Waktu itu kelabu, mendung menghiasi langit kota cibeber di sore harinya. Seperti hari-hari liburan lainnya, aku menghabiskan waktuku dengan bersantai bersama keluarga, membicarakan hal yang ringan-ringan, dari mulai soal 4 kawanan kucing kecil yang berlarian di dalam rumah, hingga efek pasar saham terhadap stabilitas perekonomian dalam negeri. Adikku si bungsu, Thoriq, dari pagi memang sudah tidak terlihat batang hidungnya. Efek dari orang yang sosial skillnya bagus adalah : punya bayak teman, jadi adikku yang satu ini dari pagi berkunjung ke rumah temannya, agak jauh dari rumah, naik ojeg. FYI, adikku yang bungsu ini sekarang kelas 1 SMA.

21! Dan betapa tuanya gue :D

Entah judul di atas apa masih pantas saya tulis, berhubung ada kata 'gue' nya. Dan kata-kata 'gue' cuma ada di kamus anak-anak muda. Lalu di hari ini, di mana umurku kepalanya sudah dua, ditambah angka satu, buat yang matematikanya agak bodoh : umurku hari ini tepat 21! dua-satu! And I'm not young anymore.. Aku tua! Ketika di Jepang dengan umur 20 tahun berarti udah dapat lisensi untuk minum-minum, merokok, dan punya SIM. Aku, dengan titel 21 tahun ku, merasa belum pantas buat dapat lisensi mencapai umur yang berkah. Astaghfirullah. Asal kalian tahu, dua hari terakhir menuju kesempurnaan 21-ku, aku terkapar lemah di mana-mana (di kasur, di lantai, di mana-mana), dan aku merasa menjadi manusia tak berguna! (thanks to Gunung Padang, Megalitikum made me so weak!) Yah, ehm, kita tinggalkan sesi mencurhat di atas, back to judul : betapa tuanya gue. Gue tua. Ya udah. END. NB : happy milad for me! :D just keep tryin!...

Malaikat Lewat?

Gambar
Photo Hunting #1 Malaikat lewat? Yah, ada yang beda dari pekarangan di belakang rumah di liburan kali ini : ada Ayam Jago. entah punya siapa, kata mamah punya tetangga belakang rumah. Galak? jangan ditanya. Sudah jatuh 2 orang korban anak kecil, akibat mempermainkan harga dirinya sebagai ayam (dengan cara disuit suit :D ayam, godain kita dong*cenah) dasar ayam! Meskipun begitu, foto dibawah ini kuambil secara diam-diam, merayap, jalan jongkok, pokonya latihan militer tempo hari gak kusangka berguna di hari berbahagia ini, hari di mana seekor ayam diberi kehormatan olehku untuk difoto.  aku nggak tau ni ayam lagi mikir apa, yang jelas dia keliatan gagah :D okeh, lama-lama aku sebel juga liatnya berkokok, kokok~ btw, katanya kalau ayam berkokok, ada malaikat lewat. bagus. serta merta aku kabur, karena setelah berkokok ini, ayam jagonya turun dan mendekatiku dan, takutnya malaikat yang lewat itu malaikat Izrail. aku belum siap, ya Rabb T...

ART #1 kACaU

Gambar
Art hari ini : kACau dibuat 5 menit, with Photoshop CS6, Liquify+Oil Paint ukuran asli : 1110 x 300 pixels dibuat dengan hati yang.. of course, galau. hahahahahaha*eh

Try this Out : Voodoo

Gambar
Saya bukan tipe orang yang percaya ramalan. Tapi begitu lihat boneka unyu-unyu bertitle 'voodoo' yang nongkrong di salah satu situs, GAK KUAT untuk mengkliknya. Oke. Sim salabim. Full Nihongo. Ehm. Yah, dengan setengah mengerti dan mata terbuka, saya memasukkan identitas yang diperlukan untuk ramalan boneka vodoo (Ya Allah, beneran, cuma pingin bonekanya aja :D). Dan inilah hasilnya~ eng ing eng .. saya dapat pemain biola!!*tau aja saya suka biola :D  voodoo nya bisa dibawa pulang juga buat ditaruh di blog nya kamu :) *voodoo macam apa inih? sama sekali nggak nyeremin! Buat yang pingin dapat voodoo juga, bisa langsung klik link di widget voodoo ku ;) FYI : kayaknya voodoo nya udah ditentukan berdasarkan tanggal lahir, mau sekeren apapun nama kamu, kalau tanggal lahirnya sama, voodoonya juga sama (i had check this :D)