Postingan

Day #3: Bye, bye, Music. But I Can’t. Not Yet.

Gambar
pic by me :) Tema hari ini tentang lagu favorit. Honestly, tak banyak lagu yang bisa diputar di HP saya. Masih bisa dihitung jari. Akhir-akhir ini lagi seneng sama lagunya Hi-Vi “Si apkah kau tuk jatuh cinta lagi.” Whaa, lagu yang bikin GR gimana gitu, haha. Meski bibir ini tak bicara Bukan berarti ku tak merasa, Ada yang berbeda, di antara kita… Mana mungkin ku, melewatkanmu hanya karena Diriku tak mampu untuk bicara, Bahwa aku, inginkan kau ada, di hidupku. Ceritanya nih, tiap inget lagu ini bawaannya pengen nyanyi. Tapi nggak nyanyi di depan umum, ya. Nyanyi depan suami, hihi. Alhamdulillah, suami menerima saya seutuhnya, termasuk suara saya yang baginya adalah suara yang paling merdu. Beneran, kadang saya diminta nyanyi, meski nggak sampai satu menit udah di-stop. Haha.

Day #2: Hobi?

Gambar
Setelah dipikir-pikir, sebagian besar tema challenge ternyata kayak biodata Taaruf, ya! #ups. Bisa direkomendasikan buat yang ingin ‘kode’ taarufan samakecengannya, hihi. Hobi itu apa sih? Nah lho, kok saya bingung ya. Kalau hobi itu aktivitas yang sering kita lakukan, maka hobi saya adalah tidur, makan, mm..bernafas.. berkedip! Kedip-kedipan sama si cinta #ehh Kalau ke passion, kata om Jamil Azzaini mah, aktivitas yang nggak bosan kita lakukan dan semakin kita ingin upgrade. Berdasarkan definisi tersebut, maka hobi saya yang pertama adalah… Menggambar! Ya, menggambar! Desain, dan segala macam yang berhubungan dengan corat-coret, warna, imajinasi. Saya bisa lupa makan lho, kalau udah ngedesain. Dan bisa lupa juga kalau udah punya anak, hahaha.

Day #1: Introduction

Gambar
Saya jadi ingat zaman-zaman kuliah dulu… (Woi, kenalan woi, bukan malah cerita!) Iya, zaman kuliah dulu, saya seneng kalau hari pertama ngebimbing mahasiswa baru belajar tahsin Al-Quran. Karena pasti nggak akan belajar dulu, tapi perkenalan dulu, jadi materi belajarnya nggak apa-apa kalau nggak disiapin, haha. Panitia: “Teh Afi, besok mulai bimbingan baca Quran ya, teteh kebagian jurusan X kelas Y.” Saya : “Oh iya, siip. Tenang, kenalan doang kan?” Panitia : (nyengir)

30 Hari Nge-Blog, yuk!

Gambar
Semenjak jadi Mahmud Abas (Mamah Muda Anak BAru Satu), ngeblog adalah prioritas terakhir dan bahkan lebih sering tidak saya kerjakan, hehe. Maklum, semua pekerjaan rumah tangga dan bermain bersama si kecil cukup menyita tenaga saya, sehingga kalaupun ada waktu luang, saya lebih memilih meng-charge energi dengan tidur. Nah, nah. Ceritanya sekarang si cinta sedang ada tugas ke luar pulau selama 2 minggu, dan saya dengan senang hati ‘dititipkan’ pada ibu saya di kampung. Berhubung di rumah ibu, tugas saya hanya bermain dengan si kecil, saya keingetan untuk nulis blog lagi. Cuma itu lho, nggak ada tema sama sekali, dan akhirnya malas ngeblog padahal waktunya ada.

NewMom Diary #4: Baby Blues?

Gambar
Kehidupanku berubah 180 derajat. Aslinya. Tahu penjara? Rasanya seperti itu. Dipenjara. Dipenjara dalam cinta.. #eaaa Dulu, sebelum punya anak, pagi-pagi bisa santai menyiapkan sarapan untuk suami. Mandi, berpakaian rapih, menyapu dan mengepel rumah, lalu menikmati segelas susu hangat sambil mendengarkan MQFM. Ah, nikmat manakah yang kau dustakan? Setelah punya anak…

Newmom Diary #3: ASIX vs Sufor

Gambar
Panggil saya Mahmud. Iya, maMAH MUDa, hehe. Saya resmi menjadi ibu tanggal 27 Juli kemarin. Tapi hampir saja saya gagal menjadi ibu. Lho? Bukannya udah brojol ya dedenya? ASI saya tidak keluar.   Itu sama rasanya seperti lama-lama menggesek batu untuk menciptakan api, api tercipta, tapi tidak ada bahan makanan yang bisa dimasak. Percuma. "Udah, dikasih susu formula aja. Kasihan tuh dedenya, nangis terus. Lapar."   "Duh, kasihan ya dedenya nangis terus. ASInya nggak ada, sih."   "Oh, susuin dede ke ibu itu aja, ASInya kayaknya banyak."

Newmom Diary #2: Hi, I'm Ismail!

Gambar
Ismail Karim Mardani.   Nak, kami beri nama kamu begitu. Nama ini sudah ummi dan abi persiapkan sejak kamu 4 bulan di dalam kandungan. Yah , nama lengkapnya sih baru terpikirkan setelah kamu lahir. Tapi 'Ismail' seperti sudah Allah gariskan menjadi namamu, karena abimu mendapatkan nama itu lewat mimpinya.